• ***************************************************
  • Isi form berikut ini untuk memasarkan properti Anda

    Judul
    Alamat
    LT/LB (m2)
    Lebar Depan (m)
    Posisi/Letak
    Harga (Rp.)
    Spesifikasi Bangunan
    Keterangan Lain
    Foto/Gambar
    Email / No.Telp
    Image Verification
    Please enter the text from the image
    [ Refresh Image ] [ What's This? ]

    Iklan property: rumah dijual

    Senin, Mei 30, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    Judul*:rumah dijual
    Alamat*:Perum Pandau Permai Jl. Giam IV
    LT/LB (m2)*:133 M2
    Lebar Depan (m)*:18
    Posisi/Letak*:Sudut
    Harga (Rp.)*:500
    Spesifikasi Bangunan:dijual cepat (BU) mau pindah Rumah tempat tinggal.Fas. 5 KT, 3 KM, Garase, sertifikat SHM & IMB, Full Keramik, bertingkat. sumur bor, listrik 1300 watt,telepon kabel. posisi sudut menghadap keutara. siap dihuni. Maaf tanpa perantara. peminat hub. 082173856022
    Keterangan Lain:
    Foto/Gambar:photo rmh 2.jpg
    Email / No.Telp*:082173856022



    Powered by EmailMeForm

    [+/-] Selengkapnya...

    Iklan property: Perum Jati Karya

    Minggu, Mei 22, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    Judul*:Perum Jati Karya
    Alamat*:Jl.Ketitiran-Garuda sakti Pekanbaru
    LT/LB (m2)*:120/40
    Lebar Depan (m)*:10
    Posisi/Letak*:Beragam
    Harga (Rp.)*:175.000.000
    Spesifikasi Bangunan:Pondasi Beton Bertulang,Dinding Batu Bata Diplaster+dicat luar dalam,Lantai keramik,Atap Rangka baja ringan dengan penutup atap genteng,Kusen Kayu Resak/Setara,Pintu Double teakwood,plafond gypsum,listrik 1300 watt,sumur Bor.
    Keterangan Lain:Lokasi dekat dengan sekolahan, SMU 12,SMP 23,Az-zuhra Islamic
    Foto/Gambar:IMG_3828 - Copy (5).JPG
    Email / No.Telp*:085264183158



    Powered by EmailMeForm

    [+/-] Selengkapnya...

    Listrik Prabayar: Biaya Fleksibel, Semudah Mengisi Pulsa

    Rabu, April 13, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    Hunian Sehat Berseri (HBS) Regency memang sesuai namanya, berseri-seri, berdiri dengan ranum di Jalan Swakarya Kelurahan Tuah Karya Panam Pekanbaru.
    Jalan menuju ke lokasi ini-pun masih running dan mulus dengan hotmix, hanya saja ketika Riau Pos masuk gang menuju lokasi jalan tak semulus tadi, hal ini bisa dimaklumi perumahan ini memang baru. Nah, HBS Regency inilah menjadi tempat penerapan Listrik Prabayar yang perdana untuk Pekanbaru, bahkan di Riau.
    Sesuai dengan konsepnya yang ‘’prabayar’’, pelanggan diminta membayar atau membeli terlebih dahulu baru listriknya bisa digunakan. Pelanggan PLN di HBS Regency adalah bagian dari 80 rumah pengguna listrik prabayar yang diresmikan, Senin (4/4) lalu.

    Sejauh ini perubahan ini sungguh fleksibel, baik dari segi biaya, efisiensi waktu pembayaran, maupun pengontrolan biaya yang digunakan pelanggan. Pelanggan akan dapat mengendalikan penggunaan listrik dengan sistem seperti pembelian pulsa atau token lewat fasilitas perbankan, hingga tidak perlu takut kelebihan biaya yang tidak diduga-duga sebelumnya.


    Sementara itu, pembelian dan pengaktifannya juga mudah. Kemudahan ini diakui oleh Bakti, salah seorang pelanggan listrik PLN di HBS Regency. Pria paruh baya ini mengaku sudah merasakan kemudahannya.
    ‘’Semudah mengisi pulsa, kita bawa kartu kendali lalu bayar di sana. Sama dengan voucher, kita dapat nomor token dua puluh digit, angka-angka itulah yang kita masukkan ke KWH. Habis paket yang kita beli, mati listriknya, diisi ulang baru aktif lagi,’’ kata Bakti .

    Dalam paket pembelian token tersedia berbagai harga sesuai paket banyaknya penggunaan listrik, mulai dari harga Rp20 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Namun bedanya dengan pulsa handphone, jika pulsa handphone Rp20 ribu akan mendapatkan saldo Rp20 ribu pada token listrik Rp20 ribu mendapatkan sekitar 28,70 KWH.

    Karena baru pertama kali menggunakan listrik prabayar ini, Bakti langsung membeli paket kepada petugas yang ada di perumahannya saat peluncuran Senin (4/4) lalu.
    Dikatakannya, sejak menggunakan listrik prabayar ini, ia harus rajin melihat KWH alias saldo listriknya. ‘’Memang harus rajin-rajin lihat KWH ini, soalnya kalau habis ya mati listriknya,’’ ujarnya. (*7/yls)


    [+/-] Selengkapnya...

    IMB Perumahan Sejahtera Dihapus

    Sabtu, April 09, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    PEKANBAR (RP) – Di akhir-akhir masa jabatannya, Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM memberikan kado istimewa kepada Real Estate Indonesia (REI) Riau yakni berupa penghapusan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) khusus untuk perumahan sejahtera subsidi pemerintah.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI Riau H Rifa Yendi SH kepada Riau Pos, Kamis (7/4) sangat menyambut baik dan gembira pernyataan Wali Kota Pekanbaru menghapuskan retribusi IMB tersebut pada pembukaan Property Expo di Mal Ciputra Seraya, Rabu (6/4). Kemudian Rifa juga mengatakan, Wali Kota berjanji segera merealisasikan penghapusan retribusi IMB tersebut.


    ‘’Kado istimewa ini merupakan tindaklanjut dari DPD REI Riau yang mengajukan permohonan itu. Ternyata Wali Kota Pekanbaru ini sangat menyambut baik dan bagi REI ini adalah hadiah spesial diakhir masa jabatannya,’’ ujar Rifa Yendi.


    Dengan dihapuskannya retribusi perumahan sejahtera subsidi pemerintah, secara otomatis masyarakat yang berpenghasilan rendah akan mudah mendapatkan perumahan, karena tidak melalui persyaratan yang panjang.
    Kepada pengembang perumahan sejahtera ini, ia mengimbau anggotanya untuk menjaga kualitas rumah. ‘’Jangan setelah retribusi IMB dihapus, kemudian kualitas rumah tidak dijaga. Hal yang demikian jangan terjadi,’’ ujarnya.

    Disinggung harga jual perumahan sejahtera ini, dikatakan Rifa, perumahan sejahtera merupakan perumahan tipe 36 dan harga jual ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp70 juta perunit.(nto)

    [+/-] Selengkapnya...

    Iklan property: menjual pabrik butuh cepat

    Rabu, April 06, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    Judul*:menjual pabrik butuh cepat
    Alamat*:kerinci
    LT/LB (m2)*:350
    Lebar Depan (m)*:30 m
    Posisi/Letak*:Tengah
    Harga (Rp.)*:9 milyar
    Spesifikasi Bangunan:gudang bertiang semua besi beton,3 alat berat,4 mesin kayu,kerangka bangunan dan atap memakai besi.
    Keterangan Lain:harga bisa nego!
    Foto/Gambar:
    Email / No.Telp*:07619801992



    Powered by EmailMeForm

    [+/-] Selengkapnya...

    Inilah Yang Disebut Rumah Sehat

    Minggu, Maret 20, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    1. Rumah sehat harus mempunyai pekarangan - sekecil apa pun - yang ditanami berbagai macam tanaman. "Selain sebagai penghias, juga berfungsi sebagai peneduh dan penyaring kotoran, semisal debu," ujar Adi.

    2. Rumah harus berventilasi cukup dengan mempertimbangkan luas ruangan. Misalnya, ruangan berukuran 3x3 m, ventilasinya minimal berukuran 1 m persegi. Selain itu rumah harus dilengkapi dengan tempat atau jalan masuk sinar matahari.


    3. Kamar tidur tak boleh menghadap ke bagian depan atau ke jalan, karena akan memudahkan masuknya kotoran atau debu dari luar. Sebaiknya kamar anak terletak dan menghadap ke bagian belakang rumah.


    4. Dapur jangan berdekatan dengan kamar tidur, apalagi kamar tidur anak. Sebab hampir setiap saat dapur mengeluarkan polusi. Karena itu sebaiknya dapur dilengkapi dengan exhaust atau memperbanyak ventilasi.

    5. Kamar mandi tak boleh bersatu dengan kamar tidur. Sebab, kotoran dari kamar mandi akan mudah masuk ke kamar tidur yang terbawa kaki, kendati sudah disediakan keset. Sebaiknya kamar mandi menggunakan shower. Jika terlanjur memakai bak, beri penutup agar tidak menjadi sarang nyamuk.

    6. Loteng rumah harus diberi ventilasi agar udara di dalam loteng bisa bersirkulasi, sehingga rumah pun tak akan terlalu panas. Atap rumah pun sebaiknya dilapisi atau terbuat dari bahan yang dapat memantulkan panas, dan harus benar-benar tertutup rapat sehingga debu tidak dapat tembus ke bawah/ruangan. Juga hindari pemakaian plafon dari kapur, semisal eternit. "Sebab eternit mengandung dust kapur yang dapat mengiritasi paru-paru dan jalan pernapasan."

    7. Permukaan dinding sebaiknya dibuat licin. Selain agar debu tak bersarang, juga aman bagi anak balita. Minimal mereka tak akan tergores saat sedang bermain-main. Gunakan cat yang aman dari segi kesehatan. Karena ada beberapa jenis cat mengeluarkan uap yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. "Zat-zat kimia akan terhirup saat cat itu menguap. Akibatnya dapat mengiritasi paru-paru."

    8. Sumber air dan septik tank minimal berjarak 6 meter.

    9. Yang terakhir, idealnya ada satu ruangan yang benar-benar higienis untuk tempat bermain si kecil. Sebab anak-anak masih sangat rentan dan rapuh terhadap penyakit.

    (sydh/tn) sumber : http://www.voa-islam.com

    [+/-] Selengkapnya...

    Tak Mau Kecolongan, Pemko Pekanbaru Siapkan Aturan dan Teknis Pengelolaan PBB

    Jumat, Maret 18, 2011 Pekanbaru Properti 0 komentar

    Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah menyiapkan perangkat aturan hukum dan teknis pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemko Pekanbaru tidak ingin kecolongan, karena PBB jadi salah satu sumber pemasukan asli daerah yang cukup besar.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah, kepada wartawan saat penyampaian SPT Tahun Pajak 2010 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wilayah Riau-Kepri, Kamis (17/3/2011).

    Herman mengatakan, hingga kini, Pemko Pekanbaru tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pengelolaan PBB. Plus sarana prasarana, tenaga manusia, dan teknologi yang akan dipakai.


    “Kita tidak mau kecolongan karena potensi PBB di Pekanbaru cukup besar. Untuk itu kita sekarang sedang menyiapkan perangkat aturan hukum berikut teknis pengelolaannya seperti sarana prasarana, tenaga manusia serta teknologi yang akan memudahkan masyarakat membayar PBB nantinya,” jelas Herman.

    Dengan begitu, lanjut Herman, akhir tahun ini Pemko Pekanbaru sudah siap untuk menerima pengalihan pengelolaan PBB perkotaan dari Dirjen Pajak. “Kita harapkan akhir tahun ini Pemko Pekanbaru sudah siap. Tapi tentunya ini butuh dukungan dari Dirjen Pajak, perbankan dan instansi terkait,” tukasnya.

    Sementara itu, Kepala DJP Wilayah Riau-Kepri, Nirwan Tjipto mengungkapkan, pada 2010, penerimaan PBB Kota Pekanbaru mencapai Rp 85,8 miliar. Dan Dana Bagi hasil (DBH) yang merupakan pendapatan Kota Pekanbaru untuk seluruh sektor sebesar Rp 55,5 miliar.

    “Sedangkan untuk peneriman BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) tahun 2010, penerimaan Kota Pekanbaru sebesar Rp 40,7 miliar. Dan DBH yang jadi pendapatan Kota Pekanbaru dari BPHTB tersebut sebesar Rp 26 miliar,” urainya.

    Nirwan menjelaskan, penerimaan Kota Pekanbaru untuk Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 untuk tahun 2010 sebesar Rp 210,4 miliar. Dengan DBH yang menjadi pendapatan Kota Pekanbaru sebesar Rp 46,9 miliar. Sementara PPh Pasal 25 dan pasal 29 wajib pajak orang pribadi tahun 2010 sebesar Rp 16,8 miliar dengan DBH yang menjadi pendapatan Kota Pekanbaru sebesar Rp 1,9 miliar.

    “Proses pengalihan PBB sektor pedesaan dan perkotaan bukan tugas ringan. Untuk itu, kami berharap agar Pemko Pekanbaru sudah menyiapkan berbagai peraturan dan teknis penglolaannya sebelum batas akhir di tahun 2014,” katanya. (*)

    [+/-] Selengkapnya...